You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warung Gudeg di Jagakarsa Terbakar
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Warung Gudeg di Jagakarsa Terbakar

Sebuah warung makan gudeg di Jalan Moch Kahfi RT 09/02 Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan terbakar sekitar pukul 11.32, Kamis (14/4). Kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas.

Kerugian akibat kebakaran kurang lebih Rp 25 juta. Saat ini korban sudah dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil polisi untuk menjalani perawatan intensif di RS

Akibat kejadian tersebut, satu dari empat penghuni bangunan mengalami luka bakar. Korban diketahui bernama Parti (35) seorang pemilik rumah makan tersebut. Saat ini korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Marinir, Cilandak, karena mengalami luka bakar.

"Kita terima laporan dari warga setempat langsung menuju lokasi. Jarak dari pos hanya dua kilometer, dan lokasi kebakaran bisa langsung kami ketahui karena sudah hafal menuju lokasi tersebut," kata Musonip, Kepala Regu Sektor X Jagakarsa, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan.

Lantai 25 Apartemen Gandaria City Kebakaran

Sebanyak tiga unit mobil damkar dibantu dengan Balakar Jagakarsa berhasil menjinakkan api tidak sampai setengah jam. Saat ini polisi sudah tiba di lokasi kebakaran untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.

"Kerugian akibat kebakaran kurang lebih Rp 25 juta. Saat ini korban sudah dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil polisi untuk menjalani perawatan intensif di RS," tandas Musonip.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2075 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1050 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye946 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye918 personNurito